belajar trading

Trading Forex Gold yang Takut Menang Berani Kalah 2

Trading Forex Gold yang TAKUT MENANG BERANI KALAH adalah salah 1 hal kurang baik yang sering menghinggapi, dilakukan berulang-ulang dan akhirnya menjadi kebiasaan dari trader Forex Gold pemula.

Ciri pertama dari Trading Forex Gold yang Takut Menang Berani Kalah sudah saya sampaikan dalam artikel bagian pertama.

Ciri keduanya adalah para trader Forex Gold pemula sering secara tidak sadar mempraktekan berani melakukan penambahan posisi (averaging) saat mengalami floating loss, tapi takut melakukan averaging saat mengalami floating profit. Takut Menang Berani Kalah! Padahal mestinya takut melakukan averaging saat mengalami floating loss tapi berani melakukan averaging saat mengalami floating profit.

Berani melakukan averaging saat mengalami floating loss biasanya HANYA SEKEDAR didasari keyakinan atau perasaan (bukan analisa matang) bahwa minus itu sementara dan market akan berbalik arah sesuai posisi entry. Bahkan sering terjadi averaging dalam trading Forex Gold dilakukan menggunakan Robot atau Expert Advisor atau Autopilot TANPA RISET mendalam, sekedar berdasarkan teori range semata. Setiap floating loss dengan range misalkan -30 pip tambah posisi dengan arah yang sama. Yang lebih parah lagi TANPA PERHITUNGAN & PENGALAMAN MATANG, entry averaging posisi kedua, ketiga dan seterusnya dengan lot berdasarkan deret ukur (bukan deret hitung) misalkan 0.1, 0.2, 0.4, 0.8, 1.6, dst.

Dalam bisnis sektor riil averaging itu mirip seperti ekspansi usaha. Kemudian floating loss itu seperti hutang. Dalam dagang yang namanya hutang itu wajib dibatasi. Demikian juga dalam trading Forex Gold, floating loss mestinya dibatasi dengan menginput Stop Loss (SL) atau melakukan Cut Loss.

Ilustrasi dalam usaha sektor riil misalkan membuka restoran. Secara umum jika restoran sepi atau kurang prospektif (floating loss), pengusaha biasanya ragu/takut untuk melakukan ekspansi misalkan ambil ruko sebelah untuk memperluas area. Tetapi jika restoran ramai atau penuh (floating profit), pengusaha biasanya lebih berani untuk mengontrak ruko sebelah untuk memperluas area demi kenyamanan pengunjung.

Kita biasanya sepakat ekspansi akan lebih aman atau berisiko lebih kecil, jika dilakukan saat prospek usaha sedang berlangsung baik (floating profit). Dan sebaliknya ekspansi usaha akan lebih berisiko besar bahkan sangat besar jika dilakukan saat prospek usaha sedang berlangsung kurang menggembirakan (floating profit).

Jika anda seorang pedagang, apakah anda mau berani melakukan ekspansi usaha di saat sedang merugi atau kurang prospektif dan sebaliknya takut memperluas usaha saat prospek bisnik berjalan baik?

Jika dalam dagang sektor riil anda tidak mau melakukan hal tersebut di atas tetapi dalam trading Forex Gold anda melakukannya, maka anda menerapkan standard ganda antara trading dengan dagang. Padahal sejatinya trading adalah dagang dan trader adalah pedagang. Artinya apa yang kita tidak lakukan dalam dagang, jangan lakukan dalam trading Forex Gold. Apa yang kita lakukan dalam dagang, lakukan juga dalam trading Forex Gold. Jadi trading dan dagang adalah sebuah aktifitas bisnis yang sama. Tidak ada standard ganda!

Demikian kira-kira ciri kedua dari Trading Forex Gold yang Takut Menang Berani Kalah. Gejala ini sekali lagi sering menghinggapi para trader Forex Gold pemula dan sangat berbahaya. Sejak awal belajar trading Forex Gold saya selalu menekankan kepada alumni #TradingTenangSenang untuk menghindarinya. Soal Trading Forex Gold yang Takut Menang Berani Kalah saya akan lanjutkan ke artikel berikutnya.

Login FB & Silahkan Komen

comments

Scroll to top
%d bloggers like this: