trading forex gold

Menentukan Trend Dalam Trading Forex Gold

Trend mengungkapkan keadaan di mana suatu hal sedang digemari atau sedang menjadi perhatian kebanyakan orang. Trend ada dalam bidang apapun demikian juga dalam trading Forex Gold. Ketika suatu mata uang atau komoditi digemari, maka kebutuhan (demand) orang/institusi terhadap mata uang atau komiditi tersebut akan naik dan cenderung akan terus membelinya sehingga membentuk suatu trend. Hal ini berlaku sebaliknya.

Trend dalam trading Forex Gold adalah kecenderungan harga yang bergerak dalam suatu arah dalam satuan waktu tertentu. Pergerakan harga sendiri tidak berbentuk garis lurus diagonal ke satu arah. Harga dalam trading Forex Gold bergerak dalam bentuk serangkaian zigzag atau gelombang (wave).

Hal yang PERTAMA kali harus kita ketahui dalam melakukan trading Forex Gold baik dengan analisa teknikal atau analisa fundamental adalah TREND.

Trend bisa bergerak ke bawah (juga dikenal sebagai tren turun atau bearish), ke atas (dikenal sebagai tren naik atau bullish) dan mendatar dalam range yang sempit atau sideways (ranging atau flat).

Trend berguna sebagai “kompas” supaya kita tidak salah arah dalam melakukan trading Forex Gold. Sebagai aturan umum untuk pemula, ketika terjadi trend turun dianjurkan untuk membuka posisi SELL. Sedangkan pada saat trend naik disarankan untuk membuka posisi BUY. Jika trend kurang jelas (sideways), maka lebih baik tidak membuka posisi apa pun. Karena itu ada ungkapan dalam dunia trading Forex Gold seperti don’t fight the trend,  follow the trend dan trend is friend yang menggambarkan betapa pentingnya pemahaman akan trend ini.

Ada beberapa cara menentukan trend dalam trading Forex Gold:

  1. Kasat mata memperhatikan  Level Lembah (Low/L) menuju Puncak (High/H) ke puncak lebih tinggi (Higher High/HH) yang semakin naik dinyatakan Uptrend atau Puncak (High/H) menuju Lembah (Low/L) ke lembah lebih tinggi (Lower High/LH) yang semakin turun dinyatakan Downtrend
  2. Garis trend (trendline) dimana jika ditarik garis dari Low ke Low yang menanjak dinyatakan Uptrend dan ditarik garis dari High ke High yang menurun dinyatakan Downtrend.
  3. Pola Candle (candlestick pattern) seperti morning/evening star, engulfing, tweezer, dll
  4. Pola Chart (chart pattern) seperti triangle dengan beberapa variannya, head and shoulder, flag, falling wedge, pennant, double/triple top/bottom, dll
  5. Indikator seperti Moving Average, Bohlinger, PSAR, dll

Nanti satu per satu akan saya bahas. Untuk cara yang kelima berikut penjelasan singkat dengan asumsi menggunakan indikator Exponential Moving Average (EMA).

Yang jelas masing-masing metode menentukan trend trading Forex Gold memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Satu hal lagi biasakan menyatakan trend diikuti oleh satuan waktu. Karena jika tidak jelas maka 2 orang yang menyatakan satu trend bearish tetapi yang lain melihat bullish bisa saja keduanya benar. Misalkan trend EURUSD naik untuk 3 bulan terakhir tetapi turun untuk 2 minggu terakhir.

forex semarang

Demikian sebagian materi tentang menentukan trend dalam trading Forex Gold yang disampaikan dalam Coaching & LIVE #TradingTenangSenang pada tanggal 4-5 Februari 2018 lalu di SEMARANG. Untuk kegiatan training Forex Gold di Jakarta dan kota-kota lain silahkan lihat di www.belajarforex.biz/jadwal-training

Login FB & Silahkan Komen

comments

Scroll to top
%d bloggers like this: